Kasus positif Covid-19 di Kota Bandung kembali bertambah. Tercatat
terdapat penambahan 190 orang terinfeksi virus corona pada tanggal 19 Juni
2021. Dengan adanya penambahan kasus positif tersebut, total pasien Covid-19
dalam perawatan atau kasus corona aktif di kota bandung bertambah menjadi 1.480
jiwa. Masing-masing orang positif corona mempunyai serangkaian gejala yang
berbeda. Bahkan kebanyakan dari pengidap justru tidak menampakan gejalanya sama
sekali.
Virus Covid-19 menyerang sistem kekebalan tubuh seseorang, oleh karena
itu sistem kekebalan tubuh mempunyai peranan penting pada saat gejala muncul,
baik dalam intensitas yang ringan atau parah. Sistem kekebalan tubuh
masing-masing pengidap merupakan faktor yang menentukan apakah mereka dapat
pulih atau bahkan kehilangan nyawa. Faktanya, sebagian besar kasus kematian
yang diakibatkan oleg virus corona disebabkan oleh kerusakan pada sistem
kekebalan tubuh, bukan pada virus itu sendiri.
Banyak sekali informasi atau cara yang dilakukan oleh masyarakat untuk
mencegah atau bahkan menyembuhkan diri dari virus corona. Salah satu cara yang
dianggap paling praktis dan mudah dilakukan dalam rangka mencegah dan
menyembuhkan virus corona adalah berjemur. Beredar informasi yang menyatakan
bahwa virus corona akan musnah di bawah sinar ultraviolet (UV) atau pada suhu
yang panas. Hal tersebut diperkuat dengan adanya penelitian yang menyatakan
bahwa sinar UV dan suhu panas diatas 56°C dapat membunuh sejumlah virus, seperti
virus SARS, flu burung dan influenza.
Selain dapat membunuh virus, berjemur juga dapat merangsang produksi vitamin D pada tubuh. Paparan sinar matahari mengandung vitamin D yang penting dalam penyerapan kalsium dan fosfor dari makanan. Selain itu, vitamin D juga berperan penting dalam fungsi kekebalan tubuh. Dengan berjemur selama 5-15 menit sehari maka kita dapat menjaga kadar vitamin D pada tubuh kita. Akan tetapi, perlu diketahui bahwa paparan sinar UV yang berlebihan bisa berbahaya bagi kesehatan tubuh. Oleh karena itu, berikut adalah tips yang dapat dilakukan pada saat berjemur:
1. Perhatikan jadwal dan durasi waktu berjemur
Untuk mencukupi kebutuhan vitamin D, berjemur yang aman dapat dilakukan pada jam 09.00 pagi selama 5-15 menit dan dilakukan sebanyak 3 kali dalam seminggu. Hindari berjemur terlalu lama karena dapat merusak sel kulit dan meningkatkan resiko terjadinya kanker kulit
2. Minum air putih yang cukup pada saat berjemur.
Untuk menghindari dehidrasi pada saat berjemu, jangan lupa untuk minum air putih yang cukup dan apabila tubuh merasakan kepanasan, lemas dan berkunang-kunang segeralah berpindah ke tempat yang lebih teduh.
3. Tetap menjaga jarak
Pada saat berjemur, jangan lupa untuk tetap menjaga jarak dan tidak membuat kerumunan. Hal tersebut penting dilakukan untuk mengurangi resiko terpapar virus.
Sumber:
Adrian,
K. (2020, Mei 27). Mitos dan Fakta Seputar Berjemur Saat Pandemi COVID-19.
Retrieved from https://www.alodokter.com/:
https://www.alodokter.com/mitos-dan-fakta-seputar-berjemur-saat-pandemi-covid-19
Fadli,
R. (2020, Maret 30). Cegah Virus Corona dengan Berjemur, Ini Penjelasan
Ilmiahnya. Retrieved from https://www.halodoc.com/:
https://www.halodoc.com/artikel/cegah-virus-corona-dengan-berjemur-ini-penjelasan-ilmiahnya
Nashear,
D. (2021, Juni 20). Kasus Corona di Bandung Menggila, Kecamatan Antapani
Jadi Penyumbang Tertinggi Pasien Covid-19. Retrieved from
https://www.pikiran-rakyat.com/:
https://www.pikiran-rakyat.com/bandung-raya/pr-012086685/kasus-corona-di-bandung-menggila-kecamatan-antapani-jadi-penyumbang-tertinggi-pasien-covid-19

Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusTerimakasih paparannya sangat bagus dan informatif serta sangat bermanfaat
BalasHapusMengkeren, thx
BalasHapusNice info
BalasHapus